Gub Jabar Heryawan: Tahun 2011 Alokasikan Rp 200 Miliar Bagi Koperasi

1 komentar

KLIKOMPAS: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat menempatkan koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM) sebagai prioritas pembangunan perekonomian daerah. Komitmen itu tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2008-2013, melalui strategi common goals dengan Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetitif serta Sistem Pendukungan Usaha bagi KUMKM. Utamanya diarahkan pada peningkatan akses pemasaran dan permodalan. Hal itu ditegaskan Heryawan saat memperingati Hari Koperasi ke-63 tingkat Jawa Barat, di Alun-Alun Kabupaten Subang, Sabtu (17/7).

“Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun anggaran 2011 akan menganggarkan bantuan dana bergulir sebesar Rp 200 miliar kepada 1000 hingga 3000 koperasi berkualitas. Bantuan itu digulirkan untuk setiap kecamatan. Dimana masing-masing mendapatkan alokasi sebanyak 2-4 unit koperasi. Tentunya bantuan itu dengan prioritas diberikan kepada KSP/USP (Koperas Simpan Pinjami/Unit Simpan Pinjam) dan KBMT (Koperasi Baitul Mal wa Tamwil),” jelas Heryawan di hadapan Menteri KUMKM Syarif Hasan, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanegara beserta ratusan hadirin lainnya yang datang di peringatan Hari Koperasi.

Atas dasar itulah, Heryawan berharap kedepan perlu dibentuk lembaga Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang secara khusus menangani bidang pembiayaan, pemasaran serta inovasi bagi KUMKM. Dengan adanya BLUD, koperasi diharapkan mampu bertindak sebagai lembaga keuangan mikro yang memberikan pelayanan kepada KUMKM yang tergabung dalam anggota koperasi. “Mudah-mudahan pola pemberdayaan tersebut dapat menciptakan koperasi yang berkualitas, tangguh dan profesional yang tersebar di setiap kecamatan bahkan di desa di seluruh wilayah Jawa Barat,” ujarnya


Lebih lanjut dalam sambutannya, Heryawan berharap, melalui tema peringatan hari koperasi kali ini, yaitu : “Mendorong Daya Saing Koperasi sebagai Pelaku Ekonomi Nasional dalam Menghadapi Perdagangan Bebas”, lebih memantapkan komitmen dan sinergitas diantara segenap pemangku kepentingan pembangunan guna menjadikan koperasi sebagai sokoguru perekonomian bangsa. Hal itu sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 (Pasal 33), yang meminta semua pihak untuk meningkatkan peran dan kualitas kelembagaan koperasi lebih tangguh dan professional. Sehingga mampu bersaing dalam dinamika perekonomian global dewasa ini.


Berdasarkan data Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat per Desember 2009, jumlah koperasi di Jawa Barat mencapai 22.664 unit. Sementara jumlah UMKM yang mencapai 8,2 juta lebih unit usaha (6,17% dari total pelaku UMKM di Indonesia) mampu mendorong pertumbuhan sektor riil. Dengan data faktual tersebut, cukup beralasan apabila KUMKM memberikan kontribusi terbesar bagi penyerapan tenaga kerja di Jawa Barat, yaitu mencapai 88,54% dari total pekerja. Begitupun kontribusi terhadap PDRB Jawa Barat cukup menggembirakan, yaitu mencapai 60,32%. “Capaian ini, tentunya merupakan modal berharga yang harus kita berdayakan secara lebih kreatif dan optimal, sebagai tulang punggung perekonomian untuk menjawab berbagai tantangan global,” tutur Heryawan.
Selengkapnya...

PKS, PARTAI PALING PATUH LAPORKAN HARTA KEKAYAAN

0 komentar

KLIKOMPAS: Berdasarkan data dari Direktorat Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di DPR RI periode 2009-2014 paling patuh dalam melaporkan harta kekayaan.

Banyak dari anggota Dewan Fraksi Partai Demokrat (F-PD) DPR yang belum melaporkan harta kekayaan mereka ke KPK. Dari total 148 anggota yang F-PD, 42 di antaranya belum melaporkan harta kekayaan ke KPK.


“Kami mengimbau untuk segera lapor, karena ini bagian dari melaksanakan ketentuan undang-undang,” kata juru bicara KPK, Johan Budi saat dihubungi, Selasa (13/7/2010).

Sementara untuk Fraksi Partai Golkar, dari 106 anggotanya tinggal 28 saja yang belum melapor. Untuk Fraksi PAN, dari 46 jumlah yang ada, KPK masih menunggu 26 anggotanya yang belum melapor.

Dari 28 anggota F-PKB, tinggal 3 saja yang belum lapor. Fraksi Gerindra, dari 26 anggota yang mereka miliki, sudah 21 orang yang melapor.

Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dari 38 anggota legislatif, tinggal 8 orang yang belum melaporkan. Untuk Hanura dari 17 anggota, tinggal 4 orang saja yang belum melaporkan.[detik/mok/Irn]

http://klikompas.wordpress.com/2010/07/14/pks-partai-paling-patuh-melaporkan-harta-kekayaan/

http://www.detiknews.com/read/2010/07/15/074727/1399481/10/data-anggota-dewan-yang-belum-lapor-akan-dikirim-ke-ketua-dpr
Selengkapnya...

PKS CILENGKRANG SUKSES MENGGELAR NONTON BARENG FINAL PIALA DUNIA DI 6 LOKASI

0 komentar

Hingar bingar Piala Dunia 2010 telah mencapai puncaknya, perhelatan akbar 4 tahunan ini telah melahirkan juara dunia baru Spanyol. Setelah mengkandaskan impian sesama Negara Eropa lainnya, Belanda dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan Spanyol.

Bagi DPC PKS CILENGKRANG, Gegap gempita Final Piala Dunia adalah momen baik untuk bersilaturahim dengan warga Kec. Cilengkrang, hal ini dibuktikan dengan digelarnya acara Nonton Bareng Piala Dunia 2010 di 6 titik lokasi di 4 Desa sekaligus, titik lokasi tersebut ialah :


1. Kp. Cilalareun Desa Cipanjalu
2. Kp. Palintang Desa Cipanjalu
3. Kp. Cigarukgak Desa GiriMekar
4. Kp. Cikalamiring Desa Ciporeat
5. Kp. Ciharegem Desa Jatiendah
6. Kp. Cigiringsing Desa Girimekar

Alhamdulillah, semua acara yang digelar sukses dan disambut begitu antusias oleh masing – masing warga sekitar, terbukti dengan dipadatinya acara Nonton Bareng ini. Bahkan ada beberapa warga sudah stanby dilokasi sejak bubar Shalat Isya.

Reportase Abu Fatih untuk www.pkscilengkrangbandung.blogspot.com
Selengkapnya...

Nahnu Du’at Qobla Kulli Syai’

0 komentar

Slogan ini sudah tak asing lagi di telinga kita. Sebuah kalimat penuh makna, yang mencerminkan totalitas, kebanggaan, komitmen, semangat, dan militansi para da’i dalam mengemban wadzifah dakwah.

Slogan ini bukan basa-basi, bukan gagah-gagahan. Ia adalah pengingat bagi para aktivis dakwah, bahwa sebagai apa dan menjadi apa pun mereka saat ini—pedagang atau businessman; pejabat atau politisi; pegawai negeri atau professional; buruh atau karyawan; mahasiswa atau pelajar—misi dakwah tidak boleh dilupakan.

Nahnu du’at qabla kulli syai’, kami da’i sebelum sebagai yang lainnya. Oleh karena itu, dakwah hendaknya selalu mengalir bersama aliran darah dan tarikan nafasnya. Selalu mengharu biru seluruh relung-relung jiwanya. Menjadi bagian penting dalam gerak langkah hidupnya.


Sekurang-kurangnya ada empat konsentrasi aktivitas yang tidak boleh lepas dalam keseharian seorang da’i. Jadi apapun ia.

Pertama, nasyrul hidayah, menyebarluaskan hidayah Allah SWT. Apakah secara qoulan (lisan), amalan (amal), atau qudwatan (keteladanan).

Kedua, nasyrul fikrah, menyebarluaskan idealisme agar masyarakat memiliki semangat perjuangan dan dukungan kepada kehidupan yang lebih islami.

Ketiga, menggiatkan aktivitas amar bil ma’ruf dan nahi ‘anil munkar. Aktivitas ini tidak selalu harus berbentuk ‘kerjakan ini’, ‘kerjakan itu’, ‘jangan ini’, atau ‘jangan itu’. Tapi termasuk pula bentuknya adalah berupaya melakukan konsolidasi, koordinasi, dan mobilisasi seluruh potensi positif konstruktif di tengah-tengah masyarakat agar memberikan kemaslahatan bagi umat, bangsa, negara, kemanusiaan, dakwah, dlsb serta melakukan langkah-langkah minimalisasi atau mempersempit ruang gerak kemungkaran.

Keempat, memelihara identitas masyarakat Islam. Simbol-simbol keislaman harus dimunculkan, apakah yang bersifat fisik (bangunan masjid, mushola, madrasah, dll) atau aktivitas (pendidikan Islam, majelis ta’lim, film islami, dll). Idealnya symbol-simbol yang yang dimunculkan itu selaras pula dengan ‘urfil mujtama (tradisi masyarakat) yang tidak bertentangan dengan syariah Islam, agar masyarakat dapat terkondisikan dan menerima Islam dengan senang hati.

Simbol mungkin bukan perkara yang harus dinomor satukan. Tapi ia penting untuk memelihara substansi, terlebih lagi jika symbol tersebut merupakan tuntutan syar’i.

Bergeraklah terus wahai para da’i! Janganlah kau lupakan jati dirimu.Mengalirlah bagaikan air, mengisi seluruh episode kehidupan.

Mewarnai bukan terwarnai.

http://intimagazine.wordpress.com/2010/05/09/nahnu-du'a-qobla-kulli-syai'/
Selengkapnya...

Jerman Diunggulkan, Mesut Özil Baca Al-Qur'an Sebelum Bertanding

0 komentar

Tim Jerman memang salah satu tim yang diunggulkan untuk juarai piala dunia tahun 2010 di Afrika Selatan.


Selain sosok Thomas Mueller, Jerman juga andalkan sosok Mesut Özil setelah Jerman kehilangan Michael Ballack.

Mesut sosok kelahiran 15 Oktober 1988, merupakan pemain sepak bola berkebangsaan Jerman keturunan Turki kini bermain di klub Werder Bremen sejak Januari 2008 dan bergabung di tim Jerman senior sejak Februari 2009.

Ia berdiri di belakang duet penyerang Miroslav Klose dan Lukas Podolski saat Jerman melumpuhkan Australia 4-0 dan Argentina.


Seperti dilansir AP beberapa waktu lalu, kebiasaan dia sebelum bertanding adalah membaca Al-Qur'an, Oezil lahir di Gelsenkirchen, merintis karir profesionalnya bersama Schalke, lalu pindah ke Bremen sejak dua tahun lalu.
Selengkapnya...

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan Optimis Wujudkan Sejuta Lapangan Pekerjaan

0 komentar

KLIK-KOMPAS: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan optimis untuk terus mengupayakan satu juta lapangan kerja. Berdasarkan data bulan Juni 2010 yang dikeluarkan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat jumlah penyerapan tenaga berdasarkan by name by address sudah mencapai 807.315 orang baik dalam maupun luar negeri. Diharapkan dengan asumsi pertumbuhan ekonomi yang positif, dapat terus mendorong pertumbuhan pencapaian satu juta lapangan kerja. Apalagi Jawa Barat memiliki potensi sumberdaya, baik alam, manusia maupun teknologi yang merupakan modal untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan.

“Dengan sejumlah upaya dan program terobosan diharapkan mampu memberikan peluang dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat Jawa Barat. Amanat undang-undang menyebutkan bahwa warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.
Pemprov Jabar dalam hal ini berkomitmen menargetkan satu juta lapangan kerja demi mewujudkan masyarakat Jawa Barat yang mandiri, dinamis dan sejahtera,” tegas Heryawan usai membuka Expo I Pemuda Mandiri Pencipta Lapangan Kerja Perdesaan tahun 2010, di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Kamis (1/7) pagi.

Lebih lanjut Heryawan mengakui untuk mewujudkan target sejuta lapangan kerja memang penuh dengan tantangan. Saat ini jumlah angkatan kerja di Jawa Barat mencapai 19,05 juta orang, sementara yang tertampung sekitar 16,79 juta orang. Sehingga ada sekitar 2,26 juta orang yang menganggur atau 11,87 persen dari total jumlah angkatan kerja Jawa Barat. Untuk itu upaya penyerapan tenaga kerja di sektor informal akan terus didorong melalui sejumlah kegiatan dan program. Khususnya menggali potensi perdesaan yang digarap guna membuka kesempatan kerja di setiap desa. Demikian juga terus didorong program transmigasi asal Jawa Barat yang dibekali dengan ketrampilan dan kemampuan yang prima.

Dalam acara pembukaan Expo yang akan berlangsung hingga 3 Juli tersebut, hadir Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia Ahmad Helmy Faisal Zaini, Ketua DPRD Jawa Barat Irfan Suryanegara dan anggota, Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf, Para pejabat eselon I lingkup di Kementrian Perindustrian, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi dan Kementrian Pertanian. Hadir pula sejumlah perwakilan Duta Besar China, Ketua Kadin Jawa Barat Agung Suryamal Sutisno, dan Wakil Walikota Bandung Ayi Vivananda.

Ratusan stand dari berbagai perusahaan, perbankan, PJTKI, industri rumah tangga, BUMN, asosiasi profesi, perhotelan dan lainnya mulai dibuka. Dalam ekspo ini juga digelar aneka pelayanan seperti pembuatan kartu kuning, informasi 150 ribu lowongan kerja, pelatihan ketrampilan gratis dan aneka pelayanan lainnya.[ahmadheryawan/kerja]
Selengkapnya...